Terjemahkan

Tuesday, January 19, 2010

Memilih Jenis Situs Web Yang Cocok Untuk Anda

Memiliki situs web di internet saat ini tampaknya semakin berkembang menjadi sebuah kebutuhan penting meski belum menjadi kebutuhan pokok. Hal ini bukan saja dirasakan oleh Perusahaan-perusahaan atau bisnis-bisnis besar, tetapi juga oleh unit-unit usaha kecil menengah bahkan pribadi.

Mulai dari motivasi untuk hanya sekedar "eksis" hingga kesadaran tinggi bahwa kehadiran mereka di dunia maya saja dapat lebih meningkatkan kemajuan mereka secara personal, sosial bahkan komersial.

Keahlian (skill) di bidang pengembangan web mulai dari taraf coba-coba, amatir, hobi hingga profesional mulai semakin banyak dikuasai oleh pengguna internet.

Perusahaan-perusahaan, baik besar maupun kecil pun tidak lagi memiliki alasan untuk tidak memiliki situs webnya sendiri.

Pertanyaan-pertanyaan pun muncul: bagaimana cara membuat atau memiliki website? mudahkah? sukarkah? dan yang paling saya dengar: mahalkan? berapa biaya yang harus dikeluarkan?

Saya jadi ingat akan seorang teman yang sangat terkejut mendengar bahwa biaya yang dianggarkan untuk situs web Presiden SBY mencapai puluhan juta rupiah, dengan biaya bulanan hingga jutaan rupiah. Kok bisa?

Ia heran karena ia merasa bahwa selama ini ia coba-coba buat website sendiri biayanya hanya beberapa ratus ribu saja atau bahkan hampir gratis.

Saya tidak sedang ingin membahas sebab mengapa situs web presiden kita bisa "semahal" itu atau apakah jumlah itu realistis. Saya hanya ingin menunjukkan bahwa kita memiliki banyak pilihan (alternatif) untuk membuat atau memiliki website mulai dari yang paling mudah (baca instan) dan murah (karena tidak ada yang gratis di dunia ini :-)), hingga yang paling membutuhkan lebih banyak usaha, waktu dan dana untuk merealisasikannya.

Saya sendiri hanya seorang hobbyist di bidang pengembangan web, khususnya dunia blogging. Belum berniat untuk mejadi profesional karena kesibukan kerja di sebuah firma konsultan paten/HKI. Tapi kalau ada yang minta bantuan untuk dibuatkan web dengan harga terjangkau atau dana terbatas, biasanya saya bantu juga untuk nambah-nambah uang jajan :-)

OK, back to business. Ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan untuk menentukan alternatif pengembangan web apa yang cocok untuk kebutuhan dan kemampuan anda (dalam hal skill, waktu dan dana), di antaranya:

1. Apakah Website Anda untuk Keperluan/Tujuan Pribadi atau Bisnis?

Apabila anda hanya bermaksud untuk memiliki situs web untuk keperluan pribadi, seperti untuk curhat, berbagi pengalaman/minat/komentar/profil/portofolio, usaha kecil, sangat disarankan bagi anda untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas jejaring sosial online gratis seperti Facebook Page, MySpace atau penyedia layanan blogging seperti blogger.com dan wordpress.com, wordpress.org, dll. Anda tidak memerlukan biaya selain biaya koneksi internet, dan tanpa bantuan web developer professional pun anda dapat memiliki "situs web" sendiri secara instan.

Apabila anda berorientasi bisnis atau bertujuan untuk menciptakan citra professional dan korporat/organisasional, sangat disarankan anda memiliki/merekrut Tim Pengembangan Web dan Desainer anda sendiri. Dengan pertimbangan budget dan waktu yang terbatas, anda tentu masih bisa juga memanfaatkan fasilitas "gratisan" dari jejaring sosial atau provider blog gratis, namun harus ditambah dengan "langkah-langkah penyesuaian" atau "kiat-kiat khusus", sehingga walaupun terbatas, anda masih dapat mendekati "citra profesional" itu.

2. Seberapa siap anda menginvestasikan waktu dan dana?

Sebagai bahan pertimbangan, besar kecilnya investasi waktu dan biaya yang harus anda siapkan untuk website anda itu tergantung dari sampai sejauh mana anda ingin mengkostumasi website anda sesuai yang anda inginkan?

Semakin banyak "maunya" anda, maka semakin mahal, semakin lama, dan mungkin semakin banyak anggota tim pengembangan yang anda butuhkan.

Semakin anda setuju untuk menerima paket-paket pengembangan built-in yang ditawarkan, tentu saja semakin cepat, murah atau bahkan hampir gratis.

Profesi Web Designer atau Web Developer memang dihargai cukup mahal saat ini, dan menurut saya itu wajar mengingat rasa hormat kita terhadap skill yang mereka miliki dan ilmu yang mereka dapatkan dengan tidak mudah dan biaya yang tidak sedikit.

3. Buat Sendiri atau Menyewa Web Designer/Developer?

Anda bisa membuat website sendiri! Tapi tentunya dengan menginvestasikan sejumlah waktu dan dana untuk mempelajarinya. Untungnya, penyedia layanan web/blogging gratis sekarang sudah sedemikian mempermudah langkah-langkah pembuatan website anda sehingga tidak akan perlu waktu lama bagi anda untuk mempelajarinya.

Anda juga dapat memanfaatkan buku-buku ataupun CD Tutorial yang sekarang banyak dijual untuk membuat website dalam waktu singkat. Sediakan saja waktu satu hari penuh untuk mempelajarinya. Saya jamin hari itu juga anda sudah punya website sendiri!

Jika anda tetap "tidak punya waktu" untuk mempelajarinya atau merasa agak gaptek, tampaknya anda perlu bantuan teman, atau orang lain yang bersedia membantu anda untuk membuatkan website anda dengan biaya yang terjangkau.

Atau jika uang bukan masalah buat anda, pastikan anda menyewa web designer/developer yang akan dengan senang hati membantu anda membuatkan desain web yang paling spesial buat anda.

4. Pahami Komponen-komponen Biaya dan Cari Alternatif-alternatif Gratis Maupun Berbayar

1. Membeli Nama Domain (tahunan)
Gratis: Hampir tidak ada. Silahkan coba co.cc atau layanan free domain sejenis.
Berbayar: Mulai dari Rp. 25.000/Rp. 100.000,- (pandi.or.id, name.com. godaddy.com, etc)

2. Sewa Hosting (bulanan)
Gratis Blog: blogger.com, wordpress.com, 000webhost.com
Berbayar: mulai dari Rp. 15.000,-/Rp. 100.000/bulan (Rumahweb.com, qwords.com, etc.)

3. CMS (Content Management System)
Gratis: Wordpress.org, Joomla, Drupal, Blogger, dll.
Berbayar: Mulai dari Rp. 2.000.000,- (biaya desain web)

4. Contact/Webb Form
Gratis: EmailMeForm.com, MM Forms (wordpress)
Berbayar: Umumnya sudah tercakup di biaya desain web

5. Fitur-fitur tambahan lain seperti plugins, widgets, banner, ads rotator, slide/video shows, database query,etc banyak yang tersedia gratis namun dapat pula anda membayar seorang web developer untuk membuatkannya untuk anda dengan biaya yang mungkin hampir sama dengan web desainer.

Salah satu kelebihan menggunakan nama domain dan hosting berbayar adalah bahwa anda bahwa anda akan mendapatkan akun e-mail yang sesuai dengan domain anda. Misalnya namaanda@domainanda.com, yang tentunya ini akan memberi citra positif bagi pemilik website.

Kesimpulannya, proyek membuat situs web itu harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anda. Tidaklah bijak untuk menginvestasikan waktu dan dana yang terlalu sedikit atau terlalu banyak untuk sesuatu yang benar-benar anda butuhkan saat ini.